Testimoni

Di sini kami menyampaikan sepatah dua patah kata dari beberapa siswa dari Program Beasiswa serta para guru yang telah mengikuti Program TQI. Ekspresi tulus mereka adalah cerminan semua yang pernah berhubungan dengan Titian dan gambaran nyata bahwa memberikan uluran tangan dapat menjadi pengalaman yang berharga bagi semua.

Pelatihan TQI yang diadakan Titian Foundation sangat berbeda dibandingkan pelatihan lain yang pernah saya ikuti. Selama 21 tahun mengabdi sebagai guru, saya telah mengikuti berbagai program pelatihan. Namun saya paling terkesan dengan pelatihan ini, karena saya mendapatkan banyak wawasan dan pencerahan.

Pelatihan TQI telah membuka pikiran saya dalam hal pengajaran. Berisi banyak pengetahuan yang belum saya peroleh dari pelatihan mana pun yang pernah saya ikuti. Jika diberi kesempatan lagi, saya ingin ikut kembali. Maju terus, Titian!

Bapak Sutomo

SMP Depok

Dulu, saya pikir setelah lulus SMP, saya akan masuk ke sekolah kejuruan dan mencari kerja di pabrik. Namun saya bersyukur, berkat Titian, saya lanjut kuliah di Universitas Diponegoro, salah satu universitas terkemuka di Indonesia, dan sekarang saya bekerja di Willis Towers Watson sebagai Staf Keuangan.

Titian membantu mendanai studi saya, tetapi yang lebih penting lagi, saya didorong untuk menjadi orang yang berpandangan positif, bertekad kuat untuk bekerja keras menggapai mimpi. Titian telah membantu banyak anak seperti saya, yang tinggal di desa kecil di sekitar Bayat, Jawa Tengah. Berkat Titian, kami berani menyuarakan mimpi kami demi meraih masa depan yang lebih baik.

Sekarang saya menyadari, bahwa keterbatasan itu ada, karena sayalah yang menciptakannya sendiri. Tak ada hal yang mustahil, selama saya berusaha dan memanfaatkan sebaik mungkin kesempatan yang saya dapat.
Ade Rizky Novitasari

Ade Rizky Novitasari

Generasi 1

Perubahan terbesar dalam diri saya adalah pada pola dan cara berpikir. Titian memberi begitu banyak energi positif sehingga saya bisa menjadi orang yang optimis.

Banyak kegiatan di Titian yang memaksa saya untuk berhadapan dengan hal dan orang baru, sehingga saya mendapat pengetahuan lebih. Kunjungan tamu dan sponsor yang berasal dari berbagai profesi memberikan pandangan baru tentang berbagai kemungkinan pekerjaan yang bisa saya pilih. Tak hanya itu, Titian juga memberikan pendidikan soft skill, sehingga saya mendapatkan nilai lebih dan memiliki fondasi mental yang lebih kuat.

Walaupun saya sudah alumni, Titian tetap hadir dan bersedia membantu. Saya pernah magang di kantor Titian di Jakarta dan saat ini menjadi pegawai tetap di sebuah perusahaan manajemen aset di Jakarta.
Tri Widodo

Tri Widodo

Generasi 3

Tiga tahun bersama Titian memberikan banyak hal dalam hidup saya, ilmu, pengalaman dan pembelajaran yang tidak saya dapatkan di tempat lain.

Beasiswa yang diberikan oleh Titian Foundation sangat berarti bagi saya dan keluarga, tetapi ada hal lain yang jauh lebih berharga daripada materi yaitu pengalaman hidup. Sebelum masuk ke dunia Titian, saya sangat minder apalagi untuk tampil di depan umum, dan Titian membentuk karakter dan membangun rasa percaya diri saya untuk tampil dan juga berani berbicara di depan orang lain. Bukan hanya itu, Titian juga membuat saya berani bermimpi.

Saya terlahir di desa yang sangat minim pengetahuan dan juga pengalaman hidup. Dengan Titian, saya merasa sangat bersyukur dipertemukan dengan orang-orang hebat dengan hati yang begitu baik. Walaupun mereka belum tentu mengenal saya, tetapi setiap kali bertemu dengan Ibu Lily, para sponsor dan rekan sejawat, rasanya selalu ada kekuatan yang membuat saya menjadi semangat dan termotivasi untuk terus melangkah menatap masa depan. Titian akan selalu menjadi jembatan mimpi dan juga rumah kedua bagi saya. Rumah yang selalu menerima saya dengan baik dan juga selalu mengajarkan hal baik dalam hidup saya. Saya sangat berterima kasih kepada Titian Foundation yang memberi saya kesempatan untuk mendampingi anak-anak hebat penerima beasiswa Titian.
Lina Agustinningrum

Lina Agustinningrum

Generasi 1

Titian tidak hanya memberi beasiswa, tetapi juga membentuk saya menjadi pribadi yang lebih baik, yang terencana, disiplin dan bertanggung jawab.

Setiap kali terdengar nama ‘Titian Foundation’, saya selalu ingat pepatah yang berbunyi ‘daripada memberi ikan kepada seseorang, lebih baik mengajarinya memancing ikan’. Saya mendapatkan keduanya dari Titian. Titian tidak hanya memberi beasiswa, tapi juga membentuk saya menjadi pribadi yang lebih baik, yang terencana, disiplin, dan bertanggung jawab. Semua ini saya dapatkan dari kegiatan wajib di Titian, seperti pendampingan, laporan bulanan, mengorganisir kegiatan dan evaluasi berkala. Pengalaman ini sangat membantu saya saat mengerjakan tugas akhir di perguruan tinggi, sehingga saya dapat menyelesaikannya tepat waktu.

Titian memiliki jaringan luar biasa dengan orang-orang hebat di luar sana. Saya adalah salah satu dari mereka yang merasakan dampak positif dari jaringan yang dimiliki oleh Titian. Saya berharap banyak anak-anak Klaten lainnya dapat mengalami efek baik dari program Titian seperti saya.
Shelvia Sandra Dewi

Shelvia Sandra Dewi

Generasi 2

Saya hanya bisa bilang, sungguh pelatihan yang luar biasa. Saya menjadi lebih sabar dan rileks setelah mengikuti pelatihan TQI yang diadakan oleh Titian Foundation. Dari materi pedagogi yang saya terima, banyak pengetahuan baru yang saya dapatkan. Kami diperkenalkan pada berbagai metode pembelajaran dan pengajaran yang menyenangkan, yang bisa saya terapkan di sekolah.

Kami juga berlatih menerapkan metode baru ini. Jika boleh urun saran, berilah kesempatan bagi seluruh guru baik di Yogyakarta maupun di seluruh Indonesia untuk mengikuti pelatihan ini, agar kualitas guru kita menjadi lebih baik. Sungguh besar kontribusi yang diberikan TQI. Salut buat Titian.

Ibu Eny Karuniawati

SD Sampangan, Bantul

Titian membantu mengubah pola pikir saya, bahwa merencanakan masa depan itu dimulai dengan melakukan hal-hal sederhana di sekitar kita. Kami belajar menjadi disiplin dan bisa mengatur waktu untuk sekolah, organisasi, belajar, dan bermain.

Sejak saya bergabung dengan Titian, saya mendapatkan banyak pengalaman dan bantuan. Melalui pertemuan bulanan, saya jadi tahu kelebihan dan kekurangan diri saya. Dulu saya pemalu, tapi setelah bergabung dengan Titian, saya jadi lebih berani dan percaya diri.

Titian berperan penting dalam berjejaring untuk magang atau bekerja. Saya sekarang sudah bekerja di bagian operasional kantor pusat perbankan syariah. Saya sangat berterima kasih atas bantuan Titian dalam meraih masa depan yang lebih baik.
Galih Khori Aldino

Galih Khori Aldino

Generasi 2

Saya salah satu anak binaan Titian Foundation di generasi saya (generasi yang pertama) yang bisa dibilang berlatarbelakang paling bawah secara finansial, namun saya tetap diakui dan diperhatikan oleh Titian.

Di Titian, saya seperti mendapat keluarga baru. Selain mendapatkan beasiswa untuk sekolah, saya juga mendapatkan motivasi untuk menghadapi dunia setelah lulus sekolah. Saya juga terdidik oleh kerasnya kehidupan, di mana saya harus mengambil alih peran kepala keluarga sejak saya masih sangat muda. Kini, cita-cita saya adalah bisa membuat lapangan pekerjaan dan menggaji orang, padahal dulu saya kira hanya bisa sekolah sampai SMP saja. Sekarang, saya bekerja di bagian Divisi Pengendalian Mutu di PT. Astra Otoparts dan juga berwirausaha. Semoga dari 1001 kesuksesan yang bisa digapai generasi muda, satu di antaranya adalah siswa binaan Titian. Tidak ada hal yang yang tidak mungkin untuk mencapai cita-cita dan kesuksesan.
Mustofa

Mustofa

Generasi 1

Banyak manfaat yang saya dapat setelah mengikuti pelatihan TQI. Selain meningkatkan pengetahuan saya tentang pedagogi, sosial dan ilmu kognitif lainnya, saya juga menjadi bisa mengajar sesuai dengan kebutuhan anak, sehingga anak bisa menikmati proses pembelajaran dan meraih hasil akademik yang memuaskan.

Harapan saya pelatihan ini mohon dilanjutkan agar lebih banyak guru yang bisa mengikuti dan bisa merasakan manfaatnya.
Ibu Titik Nurhayati

Ibu Titik Nurhayati

SD Kasihan, Kulon Progo

Setelah saya lulus SMK, orangtua berharap saya langsung bekerja. Jadi, tak pernah terpikir saya bisa kuliah.

Titian telah membantu studi saya di SMK, dan berkat dukungan dan bimbingan dari mereka, saya terpacu untuk terus belajar giat, dan akhirnya mendapat beasiswa untuk kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Trisakti. Di sana saya mengambil jurusan akuntansi (pelajaran favorit saya). Universitas itu memiliki koneksi yang dekat dengan empat Kantor Akuntan Publik terbesar, dan sekarang saya bekerja di salah satu KAP tersebut.

Semua siswa binaan Titian didorong untuk bercita-cita tinggi, dan giat berusaha untuk meraihnya. Saya dilatih agar lebih percaya diri dalam berkomunikasi dengan orang lain, juga bekerja dengan giat, baik secara perorangan maupun kelompok. Saya juga dilatih agar lebih peka terhadap berbagai peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar, masyarakat, dan negara saya. Saya juga ingin membantu Titian mengembangkan kegiatan pendidikan di wilayah lain, supaya pendidikan tinggi juga bisa dinikmati oleh lebih banyak anak dari keluarga tak mampu. Saya ingin mereka merasakan seperti yang saya rasakan sekarang ini!
Susilo Prasetyo

Susilo Prasetyo

Generasi 2

Titian benar-benar memberikan bimbingan dan pengarahan. Saya diajarkan untuk membuat perencanaan dan target yang harus dicapai, yang bagi saya merupakan hal baru.

Mereka mendorong saya untuk semangat dan percaya bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah alasan untuk membuat kita mudah menyerah dan pasrah terhadap keadaan. Saya juga lebih percaya diri dan mudah beradaptasi dengan orang lain setelah saya bergabung dengan Titian.

Ikatan alumni menjadi sarana yang baik untuk berbagi informasi, termasuk berita lowongan pekerjaan. Melalui Titian, saya mendapatkan kesempatan untuk magang di Heyokha Research Indonesia, di mana menyadarkan saya juga bahwa memelihara jaringan dan komunikasi adalah hal yang sangat penting untuk pengembangan karir, dan sekarang, saya bekerja di PT. Sucor Sekuritas sebagai Akuntan Pajak.
Hernando Pamardi

Hernando Pamardi

Generasi 4