English | Bahasa Indonesia

Program: Community Learning Centres (CLCs)

Saat ini kami mengelola enam Community Learning Centres (CLCs) di empat desa di seluruh Indonesia. Kami melihat CLC sebagai tempat/pusat belajar yang penting bagi anggota masyarakat untuk mempelajari keterampilan baru, serta menularkan keterampilan dan pengetahuan tradisional kepada orang-orang di sekitar demi melestarikannya bagi generasi mendatang.

Community Development Programme

CLC memainkan banyak peran penting dalam masyarakat kurang berkembang di sekitar lokasi CLC. Terkadang CLC menjadi satu-satunya perpustakaan terbuka yang dimiliki masyarakat, dan di lain waktu, CLC berfungsi sebagai tempat mengadakan lokakarya dan program pendidikan yang diharapkan bermanfaat bagi masyarakat secara menyeluruh.

Tiga CLC berlokasi di Desa Bayat: satu di sekolah negeri yang pembangunannya kembali kami bantu setelah gempa bumi besar melanda wilayah itu tahun 2006, satu lagi di SMK baru yang kami bantu pembangunannya sejak awal tahun 2009 di Bayat, dan CLC ketiga bertempat di Kantor Titian Foundation di Paseban.

Ke depan, kami berharap untuk mengembangkan dan memperluas pembangunan CLC di daerah kurang berkembang lainnya, serta meningkatkan fasilitas/sumberdaya CLC yang telah ada. Ada ratusan desa dan masyarakat tertinggal di Indonesia, dan kami secara aktif mencari lebih banyak mitra yang tertarik untuk bergabung dengan kami, sementara kami berusaha meningkatkan upaya kami di bidang ini.

CLC Titian Bayat (Paseban)

Ini adalah CLC terbaru kami dan diresmikan tanggal 27 Juni 2013 sebagai bagian dari kantor Titian Foundation baru. Tempat ini dengan cepat menjadi populer di kalangan anak-anak maupun orang dewasa setempat, serta menjadi sumber informasi bagi para siswa penerima beasiswa kami, yang bersekolah di daerah tersebut.

Kelas yang disediakan antara lain kelas menjahit, memasak, penggunaan komputer dasar dan lanjutan, serta tarian dan musik tradisional. Anak-anak yang membaca buku atau sedang bermain game pendidikan bersama, menjadi pemandangan yang tak asing di tempat ini.

CLC SMPN I Bayat

CLC ini dibangun bersamaan denganpembangunan sekolah Bayat, karena itu CLC ini berlokasi di dalam kompleks sekolah. Jadi tempat ini terutama digunakan oleh anak-anak usia sekolah yang tinggal di desa-desa sekitar. Mereka memanfaatkan tempat itu untuk kegiatan ekstra kulikuler. Anak-anak diizinkan menggunakan fasilitas perpustakaan dan menghadiri kegiatan rutin seperti acara mendongeng, permainan asah otak, kompetisi menulis, selain juga boleh memanfaatkan koleksi buku dan mainan yang tersedia. Mereka juga bisa menggunakan komputer dan mengakses internet.

Titian Foundation secara persuasif mengajak anggota masyarakat yang lebih senior untuk memanfaatkan CLC bagi kegiatan masyarakat, terutama kegiatan yang dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka.

CLC SMKN 1 ROTA

Selain letaknya yang berdekatan dengan CLC Bayat, CLC SMKN 1 ROTA didirikan dengan cara yang mirip dengan CLC Bayat, yakni sebagai perluasan perpustakaan di dalam kompleks sekolah. Hal ini didasarkan pada misi Titian Foundation untuk menyediakan fasilitas belajar dan pendidikan bagi penerima manfaat yang lebih luas. Bangunan CLC ini berdiri bersamaan dengan selesainya pembangunan sekolah pada Juni 2009.

CLC yang terbuka untuk umum ini memiliki banyak koleksi buku tentang keterampilan hidup dan bisnis, sehingga terbuka juga untuk masyarakat umum. CLC ini juga dilengkapi peralatan audio-visual dan delapan komputer yang terhubung ke internet. Diharapkan komputer tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat untuk melakukan riset melalui internet, memasarkan produk secara online, mencari pekerjaan, serta mengembangkan karier.

CLC Gemawang

CLC GemawangMasyarakat Desa Gemawang di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, menyambut baik gagasan pendirian CLC Gemawang. Dukungan antusias kepala desa Gemawang memungkinkan kami membangun CLC terpadu yang besar di atas sebidang tanah seluas 2.000 meter2. CLC Gemawang terdiri dari tiga blok yang terpisah. Di sana terdapat dua ruang kelas, sebuah bangunan joglo yang berfungsi sebagai tempat pertemuan serbaguna, laboratorium komputer, dan sebuah bangunan di bagian depan yang berfungsi sebagai galeri komersial untuk menjual dan mempromosikan berbagai produk yang dibuat oleh pengusaha lokal. Selain itu ada sebuah bangunan yang terpisah dan terletak di seberang jalan, yang berfungsi sebagai bangunan perpustakaan. Pembangunan CLC Gemawang menghabiskan dana sekitar Rp 1,2 miliar, sudah termasuk perabotan, buku, komputer, dan program lebih lanjut yang masih didukung oleh Titian Foundation setelah serah terima CLC kepada pemerintah daerah.

CLC Padang

CLC PadangPada Oktober 2009, gempa besar melanda Sumatera Barat dan menghancurkan banyak bangunan. Sebanyak 18 sekolah di Kabupaten Patamuan mengalami rusak parah, memaksa sekitar 2.500 siswa bersekolah di fasilitas sementara.

CLC Padang yang memiliki tiga pusat kegiatan utama, sekarang telah sepenuhnya beroperasi dengan bekerja sama dengan sekolah dan masyarakat setempat yang dipimpin oleh Wali Nagari. Berbagai program telah diperkenalkan, seperti lomba untuk anak-anak, kursus, penambahan koleksi baru buku dan materi audio-visual, serta sosialisasi dan membaca buku.

CLC Cigalontang

Pada tahun 2009, kami membantu pembangunan kembali sebelas rumah yang hanyut akibat bencana tanah longsor yang melanda desa kecil Cigalontang, Tasikmalaya. Sebagai bagian dari skema yang sama, dan sebagai program lanjutan, kami juga mengembangkan CLC di desa tersebut.

CLC Cigalontang dilengkapi dengan lima komputer, perpustakaan, serta peralatan audio-visual untuk sarana belajar masyarakat, dan setiap harinya dikunjungi oleh sekitar 40 orang, sebagian besar merupakan siswa sekolah dasar. CLC ini juga mengadakan kursus komputer bagi siswa SD dan SMP sekitar.

Baca tentang program-program Titian Foundation