Lombok membutuhkan bantuan Anda! Setiap sen sangat berharga. Hubungi kami untuk informasi lebih lanjut.

English | Bahasa Indonesia

Testimoni

Berikut ini testimoni dari beberapa murid penerima beasiswa dan para guru yang telah mengikuti program TQI. Para penerima bantuan dari Titian Foundation ini menunjukkan antusiasme yang tulus, sehingga memperlihatkan dan menggambarkan kepada kita semua bahwa mengulurkan bantuan pada sesama dapat menjadi pengalaman berharga bagi siapa saja.

Lima tahun lalu, saya berpikir setelah lulus SMP, saya akan masuk ke sekolah kejuruan dan mencari kerja di pabrik. Namun saya bersyukur, berkat Yayasan Titian, sekarang saya bisa kuliah di Universitas Diponegoro, salah satu universitas terbaik di Indonesia.

Yayasan Titian membantu mendanai studi saya, tetapi yang lebih penting lagi, saya didorong untuk menjadi orang yang lebih positif, memiliki tekad yang kuat untuk berusaha keras menggapai mimpi. Sekarang saya bercita-cita menjadi akuntan profesional, yang kelak dapat bekerja di salah satu dari empat perusahaan Akuntan Publik terbaik.

Yayasan Titian telah membantu banyak anak seperti saya, yang tinggal di desa kecil di sekitar Bayat, Jawa Tengah. Berkat Titian, kami berani menyuarakan mimpi kami demi meraih masa depan yang lebih baik.
Sekarang saya menyadari, bahwa keterbatasan itu ada, karena sayalah yang menciptakannya sendiri. Tak ada hal yang mustahil, selama saya berusaha dan memanfaatkan sebaik mungkin kesempatan yang saya dapat.

Ade Rizky Novitasari

Mahasiswi tingkat dua, penerima beasiswa Titian angkatan pertama

Setelah saya lulus SMK, orangtua berharap saya langsung bekerja. Jadi, tak pernah terpikir saya bisa kuliah.

Yayasan Titian telah membantu studi saya di SMK, dan berkat dukungan dan bimbingan dari mereka, saya terpacu untuk terus belajar giat, dan akhirnya mendapat beasiswa untuk kuliah di Fakultas Manajemen Universitas Trisakti. Di sana saya mengambil jurusan akuntansi (pelajaran favorit saya). Universitas itu memiliki koneksi yang dekat dengan empat perusahaan akuntan terbesar.

Semua siswa binaan Yayasan Titian didorong untuk bercita-cita tinggi, dan giat berusaha untuk meraihnya. Saya dilatih agar lebih percaya diri dalam berkomunikasi dengan orang lain, juga bekerja dengan giat, baik secara perorangan maupun kelompok. Saya juga dilatih agar lebih peka terhadap berbagai peristiwa yang terjadi di lingkungan sekitar, masyarakat, dan negara saya.

Impian saya saat ini adalah menjadi akuntan profesional di bidang auditing. Saya juga akan membantu Yayasan Titian mengembangkan kegiatan pendidikan di wilayah lain, supaya pendidikan tinggi juga bisa dinikmati oleh lebih banyak anak dari keluarga tak mampu. Saya ingin mereka merasakan seperti yang saya rasakan sekarang ini!

Susilo Prasetyo

Mahasiswa tingkat pertama, penerima beasiswa Titian angkatan kedua

Pelatihan TQI yang diadakan Yayasan Titan sangat berbeda dibandingkan pelatihan lain yang pernah saya ikuti. Selama 21 tahun mengabdi sebagai guru, saya telah mengikuti berbagai program pelatihan. Namun saya paling terkesan dengan pelatihan ini, karena saya mendapatkan banyak wawasan dan pencerahan.

Pelatihan TQI telah membuka pikiran saya dalam hal pengajaran. Berisi banyak pengetahuan yang belum saya peroleh dari pelatihan mana pun yang pernah saya ikuti. Jika diberi kesempatan, saya ingin ikut lagi. Maju terus, Titian!

Bapak Sutomo

Guru SMP di Depok

Saya hanya bisa bilang, sungguh pelatihan yang luar biasa. Saya menjadi lebih sabar dan rileks setelah mengikuti pelatihan TQI yang diadakan Yayasan Titian. Dari materi pengajaran yang saya terima, banyak pengetahuan baru yang saya dapatkan. Kami diperkenalkan pada berbagai metode belajar-mengajar yang menyenangkan, yang dapat saya terapkan di sekolah.

Kami juga berlatih menerapkan metode baru ini. Jika boleh kasih saran, berilah kesempatan bagi seluruh guru baik di Yogyakarta maupun di seluruh Indonesia untuk mengikuti pelatihan ini, agar kualitas guru kita menjadi lebih baik. Sungguh besar kontribusi yang diberikan TQI. Salut buat Titian.

Ibu Eny Karuniawati

Guru SD Sampangan, Bantul

Menurut saya, Indoartamics adalah program yang sangat bagus karena melalui program ini, saya mendapat pengalaman dan gagasan baru tentang seni jalanan, dan bertemu banyak seniman. Semoga di masa depan program ini bisa menjadi kegiatan rutin dan bersertifikat, sehingga bisa saya gunakan untuk masa depan saya.

Anita

Tekstil 1, Angkatan XII

Saya suka program ini, karena memungkinkan kami mengeluarkan ide-ide kreatif tanpa batas. Saya sangat berharap program ini akan menjadi awal dari sesuatu yang besar. Program ini menghargai berbagai keunikan dan perbedaan seni. Program ini juga mendorong kerja sama yang baik antara peserta program dan para perempuan anggota Pager Jurang, memungkinkan kami bekerja sama dengan seniman lain.

Putri CS

Tekstil 1, Angkatan XII

Manfaat yang saya dapat setelah mengikuti pelatihan TQI antara lain mendapat banyak ilmu, baik pedagogi, sosial dan ilmu-ilmu yang lain. Selain itu membuat saya bisa mengajar sesuai dengan kebutuhan anak, sehingga anak bisa belajar dengan senang dan mendapat hasil yang memuaskan.

Saya harap pelatihan ini mohon dilanjutkan agar lebih banyak guru yang bisa mengikuti dan bisa merasakan manfaatnya.

Ibu Titik Nurhayati

Guru SD Kasihan, Kulon Progo

Saya awalnya khawatir tidak bisa melanjutkan sekolah ke tingkat SMA. Tetapi setelah berhasil mendapatkan beasiswa Titian, ketakutan itu berubah menjadi semangat dan harapan.

Kontribusi Titian yang paling signifikan adalah saya menjadi mengenal diri saya yang sesungguhnya, apa kekuatan, potensi, dan semangat saya. Saya berharap bisa diteladani adik- adik penerima beasiswa. Sebelumnya Ayah saya mempersiapkan saya untuk mengikuti jejaknya sebagai penjual es dung-dung di Solo setelah lulus SMP. Saya nasihatkan adik-adik saya bahwa masa depan yang lebih cerah dapat diraih melalui pendidikan.

Sekarang saya sudah bergelar sarjana hukum dari Universitas Trisakti

Andri Dwi Nuryanto

Generasi 3

Titian juga mengubah pola pikir saya, bahwa merencanakan masa depan itu dimulai dengan melakukan hal-hal sederhana di sekitar kita. Kami belajar menjadi disiplin dan bisa mengatur waktu sekolah, organisasi, belajar, dan bermain.

Sejak saya bergabung dengan Titian, saya mendapatkan banyak pengalaman dan bantuan. Melalui pertemuan bulanan, saya jadi tahu kelebihan dan kekurangan diri saya. Dulu saya pemalu, tapi setelah bergabung dengan Titian, saya jadi lebih berani dan percaya diri.

Titian berperan penting dalam berjejaring untuk magang atau bekerja. Saya sekarang sudah bekerja di bagian operasional kantor pusat perbankan syariah. Saya sangat berterima kasih atas bantuan Titian dalam meraih masa depan yang lebih baik.

Galih Khori Aldino

Generasi 2

Arti kata ‘Titian’ adalah jembatan dan Titian sungguh telah menjadi jembatan bagi mimpi saya, mulai dari saya SMP hingga akhirnya bisa lulus perguruan tinggi.

Titian tidak hanya memberikan beasiswa untuk keperluan akademis, tetapi juga pembentukan karakter. Saya diajarkan sopan santun, etika, dan tata krama.

Hal luar biasa lainnya tentang Titian adalah membuat saya berani untuk bermimpi besar. Titian membuka mata saya, bahwa ‘tidak ada hal yang mustahil’, kalau kita bekerja keras, percaya, serta bertekad yang kuat. Saya juga menjadi lebih berani mengungkapkan pendapat dan berbicara di depan umum, mudah beradaptasi dengan lingkungan dan orang baru.

Melalui jejaring Titian, saya sekarang bekerja di salah satu bank di Yogyakarta. Terima kasih Titian Foundation yang telah menjadi jembatan bagi mimpi saya dan anak-anak Bayat lainnya.

Lina Agustinningrum

Generasi 1

Titian benar-benar memberikan bimbingan dan pengarahan. Saya diajarkan untuk membuat perencanaan dan target yang harus dicapai, yang bagi saya merupakan hal baru.

Mereka mendorong saya untuk semangat dan percaya bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah alasan untuk membuat kita mudah menyerah dan pasrah terhadap keadaan. Saya juga lebih percaya diri dan mudah beradaptasi dengan orang lain setelah saya bergabung dengan Titian.

Ikatan alumni menjadi sarana yang baik untuk berbagi informasi, termasuk berita lowongan pekerjaan. Di Titian saya mendapatkan kesempatan untuk magang di Heyoka Research Indonesia, di mana saya bisa menyadari bahwa jaringan dan komunikasi adalah hal yang sangat penting untuk pengembangan karir.

Hernando Pamardi

Generasi 4

Titian tidak hanya memberi beasiswa,tapi juga membentuk saya menjadi pribadi yang lebih baik, yang terencana, disiplin dan bertanggung jawab.

Setiap kali teringat ‘Titian Foundation’, saya selalu ingat pepatah yang berbunyi ‘daripada memberi ikan kepada seseorang, lebih baik mengajarinya memancing ikan’. Saya mendapatkan keduanya dari Titian. Titian tidak hanya memberi beasiswa, tapi juga membentuk saya menjadi pribadi yang lebih baik, yang terencana, disiplin, dan bertanggung jawab. Semua ini saya dapatkan dari kegiatan wajib Titian, seperti pendampingan, laporan bulanan, mengorganisir kegiatan dan evaluasi berkala. Pengalaman ini sangat membantu saya saat mengerjakan tugas akhir di perguruan tinggi, sehingga saya dapat menyelesaikannya tepat waktu.

Titian memiliki jaringan yang luar biasa dengan orang- orang hebat. Saya adalah salah satu yang merasakan dampak positif dari jaringan yang dipunyai Titian. Saat ini, saya bekerja sebagai staf di Titian Bayat. Saya harap banyak anak-anak Klaten lainnya dapat merasakan pengaruh baik program Titian seperti yang saya alami.

Shelvia Sandra Dewi

Generasi 2

Perubahan terbesar dalam diri saya adalah pada pola dan cara berpikir. Titian memberi begitu banyak energi positif sehingga saya bisa menjadi orang yang optimis.

Banyak kegiatan di Titian yang memaksa saya untuk berhadapan dengan hal dan orang baru, sehingga saya mendapat pengetahuan lebih. Kunjungan tamu dan donor yang berasal dari berbagai profesi memberikan pandangan baru tentang berbagai kemungkinan pekerjaan yang bisa saya pilih. Tak hanya itu, Titian juga memberikan pendidikan soft skill, sehingga saya mendapatkan nilai lebih dan memiliki fondasi mental yang lebih kuat.

Walau pun saya sudah alumni, Titian tetap hadir dan bersedia membantu. Saya pernah magang di kantor Titian di Jakarta dan saat ini menjadi pegawai tetap di sebuah perusahaan manajemen aset di Jakarta.

Tri Widodo

Generasi 3