English | Bahasa Indonesia

Program: SMK Bayat

Ketika Gubernur Jawa Tengah pada masa itu, Bpk. Mardianto, meminta kami untuk membangun sekolah di Bayat, dan telah menyediakan tanah seluas 26.000 m2 untuk itu; kami langsung mengambil kesempatan itu tanpa keraguan sedikit pun.

SMK Bayat

Dengan bekerja sama dengan pemerintah kabupaten, dan dengan dana yang diberikan secara murah hati oleh Qatar Foundation melalui program ROTA, kami mulai membangun SMK modern yang berfokus pada kerajinan tradisional batik dan keramik. Sekolah itu secara resmi dibuka pada tahun 2009 dan dengan bangga kami umumkan bahwa angkatan pertama SMK NEGERI 1 ROTA Bayat telah lulus dan mengejar pendidikan tinggi atau mulai bekerja.

Keterampilan Tradisional yang Diajarkan di Sekolah Modern

Professor Chitaru Kawasaki

Batik dan keramik merupakan keterampilan yang telah ada di masyarakat setempat. Dengan demikian, alangkah tepat membangun sekolah kejuruan sebagai sarana untuk melestarikan dan mengembangkan kekuatan yang telah dimiliki masyarakat. Dukungan atas pengembangan kerajinan keramik datang kemudian dari profesor ternama Chitaru Kawasaki, yang bergabung dengan tim sebagai relawan profesional, untuk memberikan konsultasi teknis dalam hal kurikulum dan bengkel kerja keramik.

Sekolah kejuruan ini memiliki empat ruang kelas untuk kelas 1,2, dan 3. Dengan luas sekitar 5.600 meter2, bangunan sekolah dilengkapi dengan dua bengkel kerja untuk setiap jurusan, kantor pengelola, laboratorium bahasa, perpustakaan, laboratorium komputer, auditorium, serta galeri komersial tempat para siswa menjual produk mereka ke masyarakat. Fasilitas rekreasi mencakup lapangan voli, kantin, dan taman sepeda tertutup.

Berkarya Bersama

Kami berterima kasih kepada para mitra kami dalam proyek ini. Selain menyediakan tanah, pemerintah Kabupaten Klaten juga menyediakan guru, peralatan, pendampingan, serta izin yang diperlukan. Program ROTA dari Qatar Foundation juga menyediakan dana untuk membangun sekolah. Bersama-sama, kami telah membuat perbedaan secara signifikan bagi lebih dari 500 siswa serta keluarga mereka di masyarakat. Dengan adanya sekolah ini, anak-anak daerah tertinggal di Bayat memiliki akses ke fasilitas pendidikan. Sungguh suatu kebahagiaan sendiri bagi kami melihat banyak siswa yang setelah lulus SMK mendapatkan beasiswa untuk kuliah dengan usaha mereka sendiri.

Kami terus mendukung dan memantau SMK ini dengan sangat hati-hati. Namun lebih dari itu, kami terus menjalin kontak dengan para siswa yang telah berhasil dalam studi mereka. Kami ingin terus memberikan dukungan saat mereka terus bergerak maju supaya suatu hari kelak mereka dapat kembali dan membantu membangun masyarakat di tempat asal mereka.

Baca tentang program-program Titian Foundation