English | Bahasa Indonesia

Mitra

Program Beasiswa Titian Foundation sekarang ini didukung oleh beberapa perusahaan dan perorangan berikut ini.

Reach Out To Asia (ROTA)

Reach Out To Asia (ROTA) merupakan organisasi swasta Qatar, yang didirikan pada November 2005, di dalam lingkup Qatar Foundation. Organisasi ini dibangun dengan prinsip bahwa sumberdaya terbesar suatu negara adalah potensi penduduknya, dan bertujuan mengembangakn potensi tersebut secara internasional melalui jaringan pusat-pusat pelatihan yang berfokus pada pendidikan, riset, dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

ROTA memiliki visi, yakni Asia dengan kesempatan pendidikan yang berkualitas bagi mereka yang membutuhkan. Ia percaya bahwa setiap pria, wanita, anak di seluruh benua Asia, tanpa peduli usia, jenis kelamin, atau situasi yang dihadapinya, sudah selayaknya memiliki akses terhadap pendidikan yang berkualitas.

CLSA

CLSA adalah grup perusahaan peraih penghargaan di bidang pialang saham, investasi perbankan, dan ekuitas swasta di pasar Asia-Pasifik. Perusahaan ini didirikan tahun 1986 dan berpusat di Hongkong. Pemegang saham terbesar CSA adalah France’s Credit Agricole. CLSA memiliki 1.500 profesional berdedikasi di 13 kota di Asia, Dubai, London, dan New York.

Sebagai bagian dari komitmen jangka panjang mereka bagi Asia, CLSA secara aktif terlibat dalam berbagai program yang mendukung inisiatif daerah dan lokal dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan bantuan darurat. Melalui CLSA Relief Fund, CLSA berada di balik proyek-proyek besar pembangunan kembali wilayah-wilayah di Asia yang hancur akibat bencana tsunami 2004.

Vodafone

Vodafone cukup menonjol dengan inisiatif CSR-nya, dengan proyek “World of Difference” sebagai program unggulan mereka. Di Qatar, mereka telah bermitra dengan Reach Out To Asia, Qatar Charity, dan Qatar Red Crescent, untuk bekerja sama demi menciptakan dan mengimplementasikan inisiatif amal yang bermanfaat bagi masyarakat.

Tujuan program ini adalah membawa program filantrofi perusahaan menuju arah yang baru. Vodafone menyediakan dana bagi orang-orang terampil yang memiliki passion bekerja untuk amal, sehingga menyediakan talenta baru para sukarelawan yang bersedia mengerahkan energi dan ambisi mereka untuk memberikan kontribusi lebih daripada sekadar uang. Program ini dikelola oleh Vodafone Foundation lintas benua, memberikan kesempatan unik bagi orang-orang yang dibayar untuk bekerja amal sesuai impian mereka. Program World of Difference telah dijalankan di 20 negara di dunia, dan dengan adanya peluncuran yang lebih meluas pada tahun 2011, program ini telah memberikan kesempatan bagi lebih dari 1.500 pribadi untuk membuat perbedaan di dunia.

PaninBank

PaninBank didirikan tahun 1971, dan termasuk dalam daftar Bursa Efek Jakarta tahun 1982 sebagai bank pertama Indonesia yang go public. Sejak awal, manajemen bank ini berusaha memberikan nilai bagi para pemegang saham dengan menjaga keseimbangan antara kehati-hatian dan pertumbuhan yang progresif. Struktur kapital dan strategi pertumbuhan PaninBank yang kuat terus ditingkatkan sementara tetap berfokus pada pengembangan pasar komersial dan konsumen.

Setelah menghasilkan laba yang signifikan, PaninBank menjalankan program-program dan aktivas CSR yang bervariasi, mulai dari bidang pendidikan hingga kepedulian lingkungan.

Qatar Petroleum

Qatar Petroleum (QP), perusahaan milik negara yang didirikan pada tahun 1974, bertanggung jawab atas semua aspek industri minyak dan gas di Qatar. Akivitas utama Qatar Petroleum, anak perusahaan, serta joint venture mereka meliputi eksplorasi, pengeboran dan operasional produksi, transportasi, penyimpanan, pemasaran dan penjualan minyak mentah, gas alam cair, gas alam yang dicairkan, gas ke gas alam cair, produk olahan, petrokimia dan pupuk, serta helikopter dan jasa keuangan.

Qatar Petroleum berkomitmen untuk melakukan perannya baik sebagai mitra maupun afiliasi dalam perlindungan, pelestarian, dan konservasi lingkungan alam, sambil memastikan bahwa karyawan perusahaan dan masyarakat umum hidup di dunia yang bersih dan lebih aman.

Barclays Capital

Perusahaan ini didirikan oleh John Freame dan rekannya Thomas Gould, di Lombard Street pada tahun 1690. Nama Barclay menjadi terkait dengan perusahaan pada tahun 1736 ketika James Barclay yang menikahi putri John Freame akhirnya menjadi mitra John. Bisnis bank swasta sangatlah umum di abad ke-18, sebagai tempat penyimpanan yang aman bagi emas nasabah dan sebagai pemberi pinjaman bagi pedagang yang kredibel. Pada tahun 1896, sebanyak 20 bank swasta berkolaborasi dan membentuk sebuah bank saham gabungan. Perkembangan bisnis global Barclays mulai digalakkan pada tahun 1925, dengan mergernya tiga bank: Colonial Bank, Anglo Egyptian Bank, dan National Bank of South Africa. Operasional internasional Barclays lahir dengan merambahnya bisnis mereka di sebagian besar wilayah Afrika, Timur Tengah, dan Hindia Barat.

Dalam beberapa tahun terakhir, Barclays telah menerbitkan review kinerja sosial dan lingkungan yang terpisah dari Laporan Tahunan. Namun pada tahun ini, Barclays telah memasukkan akun kinerja CSR sebagai bagian integral dari Laporan Tahunan. Hal ini mencerminkan keyakinan kami bahwa sebuah nilai dimaksimalkan ketika kita memenuhi kebutuhan para pemegang saham, konsumen, karyawan, komunitas dan masyarakat setempat.

Bank Mandiri

Bank Mandiri dibentuk pada 2 Oktober 1998 sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan oleh pemerintah Indonesia. Pada bulan Juli 1999, empat bank milik negara: Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Ekspor Impor Indonesia, dan Bank Pembangunan Indonesia, dimerger dengan Bank Mandiri. Masing-masing dari empat bank itu telah memainkan peran integral dan penting dalam pengembangan perekonomian Indonesia. Sekarang ini, Bank Mandiri meneruskan tradisi lebih dari 140 tahun bekontribusi bagi industri perbankan dan perekonomian Indonesia.

Bank Mandiri memiliki komitmen yang kuat, tidak hanya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah, tetapi juga bagi program pembangunan masyarakat. Untuk merayakan ulang tahunnya ke-8, Bank Mandiri menggelar serangkaian program yang terkait erat dengan program CSR bank. Berbagai perusahaan, terutama di industri pertambangan, mulai lebih memperhatikan CSR. Konsep CSR telah diperkenalkan secara evolusional. Melindungi lingkungan di sekitar lokasi operasional dari polusi adalah tahap paling mendasar dari CSR dan harus melekat pada praktik bisnis perusahaan jika perusahaan ingin terus bertahan.

Di Indonesia, kegiatan CSR masih dilakukan secara sukarela, meskipun BUMN diwajibkan untuk menyisihkan 1% dari keuntungan mereka bagi pengembangan usaha skala kecil dan menengah.

Cashmore+Co

Cashmore+Co adalah investor ekuitas lama yang berbasis di Asia, dengan investasi berdasarkan bottom-up fundamental research dan berfokus pada pengembalian jangka panjang. Cashmore+Co memiliki bias tertentu terhadap Asia Tenggara di mana tren demografi yang kuat akan mendukung perekonomian.

Barly Foundation

Singapore Management University (SMU)

Sebagai bagian dari layanan masyarakat, Singapore Management University (SMU) telah berbaik hati menyediakan diri untuk mengirimkan relawan mahasiswa mereka yang secara bergiliran bekerja bersama Yayasan Titian di Bayat dalam proyek pendidikan dan masyarakat. Proyek-proyek ini akan terus berkelanjutan. Para mahasiswa SMU tersebut akan tinggal di rumah penduduk setempat, dan selain belajar budaya Jawa, mereka juga memberikan kontribusi yang berarti bagi program Titian dengan masyarakat setempat.

Choo Yoon Lai

Other Partners

Mitra lainnya termasuk Building Professional Social Work (BPSW), PT Beiersdorf Indonesia, Soroptimist International of Jakarta, perorangan maupun korporasi.